Ulasanrkyat.Com – Musi Rawas. Gelaran Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025 kembali menjadi sorotan masyarakat. Bertempat di Taman Baregam Agropolitan Center Kabupaten Musi Rawas, Rabu (15/10/2025), acara tahunan ini menampilkan semangat kolaborasi dan kreativitas dari seluruh kecamatan di Bumi Lan Serasan Sekantenan.
Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah Stand Kelompok III, yang terdiri dari empat kecamatan Muara Beliti, Tugumulyo, Jayaloka, dan Tiang Pumpung Kepungut (TPK). Keempat kecamatan ini menampilkan potensi terbaik daerahnya, mulai dari hasil pertanian, produk olahan makanan, hingga tanaman toga dan karya UP2K PKK.
Pekan Raya Musi Rawas sendiri merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk memajukan sektor ekonomi kreatif, pertanian, serta budaya lokal. Melalui pameran ini, setiap kecamatan diberi ruang untuk menampilkan inovasi dan produk unggulan mereka, sekaligus memperkuat jejaring antar pelaku UMKM dan masyarakat.
Camat Muara Beliti, Supriadi, M.Pd, menuturkan bahwa keikutsertaan kelompok III merupakan bukti nyata semangat gotong royong antar kecamatan.
“Alhamdulillah, kerja keras dan kekompakan dari empat kecamatan ini berbuah hasil. Kami menampilkan berbagai produk unggulan seperti kerupuk jengkol, kurup kejing, keripik pisang, keripik tempe, serta hasil pertanian buah pepaya. Semua murni hasil tangan kreatif masyarakat desa,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Tugumulyo, P. Sujatmiko, S.Si., M.Pd., menambahkan bahwa produk lokal dari wilayahnya memiliki potensi ekonomi tinggi jika dikembangkan dengan baik.
“Kami membawa belimbing, padi, makanan tradisional cenil, tampai, serta hasil kolam ikan. Ini semua adalah potensi alami Tugumulyo yang terus kami kembangkan agar bisa dikenal lebih luas,” ungkapnya
Dari Kecamatan Jayaloka, Camat Ali Aman, S.Pd., M.M juga menyampaikan rasa bangganya bisa berpartisipasi dalam kegiatan besar ini.
“Kami hadir dengan berbagai olahan khas seperti tempe, cucuk gigi, kripik, dan produk olahan rumahan lainnya. Partisipasi kami bukan hanya untuk pameran, tetapi untuk memperkuat ekonomi warga desa,” katanya.
Adapun Camat Tiang Pumpung Kepungut (TPK), Saiful Hanura, menampilkan keunggulan daerahnya yang dikenal memiliki kekayaan alam melimpah.
“Kami membawa madu hutan asli, kripik jengkol, serta hasil perkebunan sawit dan karet. Semoga melalui pameran ini, produk-produk kami dapat menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya dengan optimis.
Keempat kecamatan yang tergabung dalam Kelompok III ini sukses menciptakan suasana stand yang hidup, edukatif, dan penuh inovasi. Selain produk olahan pangan, stand juga memamerkan tanaman toga dan hasil kerajinan tangan UP2K PKK dari berbagai desa. Pengunjung terlihat antusias mencicipi makanan khas dan membeli hasil produksi lokal yang dipamerkan.
Semangat kompetitif antar kelompok kecamatan pun turut memperkuat warna dalam acara ini. Kelompok III tampil penuh percaya diri, bersaing sehat dengan kelompok lainnya untuk menunjukkan siapa yang paling inovatif dan kreatif.
Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025 bukan sekadar pameran, melainkan momentum penting dalam memperkuat identitas ekonomi dan budaya masyarakat Musi Rawas. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya mendorong potensi lokal agar terus tumbuh dan menjadi kekuatan ekonomi mandiri yang berdaya saing.
Dengan tema “Musi Rawas Mantab Menuju Kemandirian Ekonomi dan Budaya Daerah”, acara ini diharapkan mampu melahirkan inspirasi baru bagi masyarakat bahwa kemajuan daerah berawal dari semangat kebersamaan dan kerja keras dari setiap kecamatan.
(Red/An)





















