banner 728x250

Forum Mahasiswa Silampari Konsolidasikan Kekuatan Kampus–Pemerintah, Dorong Swasembada Pangan Musi Rawas Terintegrasi

banner 120x600
banner 468x60

Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas. Komitmen mahasiswa sebagai motor perubahan kembali ditegaskan Forum Mahasiswa Silampari melalui Seminar Nasional bertema “Bersinergi dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Daerah yang Terintegrasi dan Berkelanjutan”. Kegiatan yang digelar di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Rabu (21/01/2026), ini menjadi ruang strategis mempertemukan gagasan akademik, kebijakan pemerintah, dan energi mahasiswa untuk menjawab tantangan ketahanan pangan daerah.

Seminar nasional tersebut menghadirkan narasumber akademisi terkemuka dari Universitas Sriwijaya, yakni Guru Besar Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. H. Dedik Budianta, MS serta dosen Prodi Budidaya Perairan Dr. Dade Jubaedah, S.Pi., M.Si. Keduanya menekankan pentingnya integrasi sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi swasembada pangan yang berkelanjutan.

banner 325x300

Acara ini turut dihadiri Bupati Musi Rawas yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Musi Rawas, perwakilan Polres Musi Rawas, perwakilan Dandim 0406, Kepala DLH Musi Rawas, Diskominfo Musi Rawas, Distannak Musi Rawas, OPD terkait lainnya, peserta Forum Mahasiswa Silampari, serta para undangan. Kehadiran lintas sektor tersebut mempertegas bahwa isu pangan tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi menyeluruh.

Dalam sambutannya, Ketua Forum Mahasiswa Silampari Rona Almada mengajak seluruh mahasiswa di Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara termasuk yang berada di luar daerah, untuk bersatu dan bersinergi. Ia menegaskan kesiapan mahasiswa menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam memajukan sektor strategis, khususnya pangan.

“Forum Mahasiswa Silampari mengajak seluruh mahasiswa untuk kompak memajukan universitas dan daerah. Kami siap membantu pemerintah, dan berharap ilmu dari seminar ini dapat diserap serta dibagikan kepada masyarakat Musi Rawas dan sekitarnya,” ujarnya.

Rona Almada juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya seminar nasional tersebut. Ia berharap materi yang disampaikan para pemateri tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga melahirkan aksi nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Musi Rawas, Mukhlisin, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Forum Mahasiswa Silampari. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan agenda strategis nasional dalam mewujudkan swasembada pangan serta mendukung arah kebijakan pemerintah pusat.

“Seminar ini diharapkan memberi gambaran apa yang harus kita lakukan ke depan agar Musi Rawas menjadi daerah swasembada pangan yang kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Mukhlisin juga menekankan bahwa Kabupaten Musi Rawas telah memiliki regulasi yang jelas terkait perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan melalui peraturan daerah dan peraturan bupati. Penetapan luasan lahan pangan berkelanjutan tersebut, kata dia, terus dikawal bersama aparat terkait agar tidak terjadi alih fungsi lahan yang melanggar aturan.

“Inilah bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga masa depan pertanian Musi Rawas,” tambahnya.

Ia pun mendorong peserta seminar untuk aktif berdiskusi dan memanfaatkan sesi tanya jawab dengan para pemateri yang merupakan pakar di bidangnya. Masukan dan rekomendasi dari kalangan akademisi dan mahasiswa dinilai penting sebagai bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ke depan.

Usai pembukaan resmi, seminar langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi. Prof. Dedik Budianta menyoroti pentingnya sinergi kebijakan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sumber daya manusia pertanian. Sementara Dr. Dade Jubaedah memaparkan potensi budidaya perairan sebagai penopang ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki sumber daya air melimpah seperti Musi Rawas.

Seminar Nasional Forum Mahasiswa Silampari ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai penonton pembangunan, melainkan aktor strategis yang mampu menjembatani kepentingan kampus, masyarakat, dan pemerintah. Sinergi yang terbangun diharapkan melahirkan langkah konkret menuju Musi Rawas sebagai daerah swasembada pangan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

(Red/An)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *