Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas. Rektor Universitas Musi Rawas (UNMURA), Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim Syueb, menegaskan bahwa perubahan status Universitas Musi Rawas menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang telah dimulai dan sedang diperjuangkan bersama. Hal ini disampaikannya dalam kata sambutan pada kegiatan Pelantikan Kepengurusan DPM dan BEM Periode 2025–2026, sekaligus Pengurusan UMKM Jurnalistik dan Merchandising Band “Gema Persada” Periode 2025–2026, yang digelar di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Rabu (14/01/2026).
Dalam sambutannya, Rektor menaruh harapan besar kepada seluruh pengurus mahasiswa yang baru dilantik agar mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab selama satu tahun ke depan. Menurutnya, pelantikan ini memiliki makna strategis karena beriringan dengan momentum penting perjalanan UNMURA menuju perguruan tinggi negeri.
“Khususnya yang dilantik hari ini, kami berharap dapat menjalankan amanah dengan baik. Kita semua tahu, beberapa hari lalu Universitas Musi Rawas bersama seluruh jajaran telah mendeklarasikan perubahan status menjadi perguruan tinggi negeri sesuai keinginan kita bersama,” ujar Rektor.
Ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran sentral sebagai agen sosialisasi perubahan status tersebut. Para pengurus DPM, BEM, serta unit kegiatan mahasiswa diharapkan dapat menyampaikan dan menjelaskan kepada masyarakat luas, khususnya di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau, Musi Rawas Utara, dan sekitarnya, bahwa UNMURA tengah menapaki jalan panjang menuju PTN.
“Kita sudah menjalankan proses-proses yang harus dilengkapi dan telah mengusulkan diri menjadi salah satu universitas negeri. Memang prosesnya panjang, tetapi kita sudah memulai, bahkan sudah membuat kesepakatan satu langkah. Ini bukan lagi sekadar wacana, tetapi sudah kita lakukan,” tegasnya.
Rektor juga menegaskan komitmen pihak rektorat untuk menyongsong hadirnya satu-satunya universitas negeri di Kabupaten Musi Rawas. Menurutnya, apapun nama universitas tersebut di masa depan tidak menjadi persoalan, selama cita-cita besar menghadirkan PTN di Musi Rawas dapat terwujud demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.
Lebih jauh, Rektor menyampaikan harapan agar dukungan terhadap perubahan status UNMURA terus menguat hingga akhir masa kepemimpinannya pada tahun 2029. Ia optimistis, dengan kebersamaan seluruh civitas akademika dan dukungan stakeholder, Musi Rawas akan memiliki perguruan tinggi negeri sendiri.
“Kita semua berharap sebelum habisnya periode kepemimpinan saya tahun 2029, sudah ada perguruan tinggi negeri di Musi Rawas. Keputusan dan peran mahasiswa sangat penting dalam mendukung program-program universitas, bahkan nantinya program-program pemerintah daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, universitas tidak dapat berjalan sendiri dalam mewujudkan target besar tersebut. Dukungan dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal kampus, menjadi kunci utama. Oleh karena itu, Rektor berharap kepengurusan mahasiswa yang baru dilantik mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai arah pembangunan dan visi Universitas Musi Rawas ke depan.
“Universitas butuh dukungan stakeholder lainnya. Kami berharap teman-teman kepengurusan bisa memberikan pemahaman yang baik tentang pembangunan yang sedang dan akan dilakukan di Universitas Musi Rawas,” tambahnya.
Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pejabat struktural UNMURA, di antaranya Wakil Rektor I Etty Safriyani, serta sejumlah unsur pimpinan universitas seperti Hartawan, Furdinan Wahyudi, Riswandha Imawan Lingga, Teguh Karyono, Holidi, Dekan Fakultas Teknik Herawati, John Bimasri, Kabag Pengajaran Nely Murniati, serta para dosen dan mahasiswa Universitas Musi Rawas yang dilantik.
Dengan dilantiknya kepengurusan DPM, BEM, serta UMKM Jurnalistik dan Merchandising Band “Gema Persada” periode 2025–2026, UNMURA optimistis sinergi antara pimpinan universitas dan mahasiswa akan semakin kuat. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mengawal proses perubahan status UNMURA menuju perguruan tinggi negeri, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Musi Rawas dan wilayah sekitarnya.
(Red/An)

















